tt

n

About me

advertising

Labels

Search This Blog

Thursday, August 27, 2009

Tiket Pesawat Lebaran Ludes

TANGERANG - Keberangkantan pemudik akan terhambat jika pemudik tetap menggunakan pesawat dalam pulang ke kampung halamannya, seperti yang di tandaskan okezone.com Sejumlah travel di Bandara Internasional Soekarno-Hatta memastikan tiket sepekan sebelum Lebaran sudah ludes terjual, terutama untuk rute Jawa dan Sumatera.

"Beberapa rute sudah penuh terpesan seperti rute Jawa dan Sumatera. Rata-rata customer memesan sebelum puasa atau minus dua pekan sebelum hari raya," kata Indra Siahaan, pemilik Getha Travel di Jalan Marsekal Suryadarma, Pintu M1 Bandara Internasional Soekarno- Hatta, kemarin.

Menurut dia, jumlah pemesanan terbanyak yakni pada 18 dan 19 September 2009. Selain sudah terjual habis, kata dia, pihaknya juga telah menaikkan tarif hingga 300% dari tarif normal. "Ya, naik tetapi tetap dipesan pelanggan," katanya. Indra menambahkan, di beberapa maskapai kenamaan, seluruh fixed season sudah dipesan.

"Seperti penerbangan Medan yang normalnya Rp400.000-800.000 naik mencapai Rp1.649.000,"ungkapnya. Ludesnya tiket tidak hanya terjadi di Getha Travel, travel lainnya juga mengalami hal yang sama. Direktur Pratama Travel Septian Hendra mengatakan, jika di satu travel habis terjual, di travel lainnya juga sama.

"Sebab sistem di sini (gerai travel dekat bandara) semua online. Jika satu tiket sudah terjual, di gerai lain pun sama," kata dia. Dia mengatakan, pemudik tahun ini jauh lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya. Itu terlihat dari sudah tereservasinya rute Surabaya, Semarang, dan Medan sepakan sebelum Lebaran. Saat ditanya soal harga tiket, dia mengatakan, wajar saja jika ada kenaikan. "Asalkan harga tiket tidak menembus batas atas," ujarnya.

Sementara, guna meningkatkan pelayanan dan memudahkan masyarakat dalam memperoleh tiket mudik Lebaran, PT KA Persero membuka pemesanan tiket KA Eksekutif dan Bisnis melalui Call Center.

Direktur Komersial PT KA Persero Pusat Sulistyo Wimbo Hardjito mengatakan, selain di 145 stasiun dan 83 agen perjalanan serta pos giro, pemesanan tiket eksekutif dan bisnis juga dapat dilakukan melalui Call Center dengan nomor panggil 021- 6916060 dan 121 untuk panggilan dari telepon rumah.

Call Center itu akan beroperasi pada Senin-Minggu pada pukul 06.00-20.00 WIB. Call Center tersebut akan dioperasikan selama 24 jam selama sepekan. Wimbo menjelaskan, konsumen yang telah melakukan pemesanan akan mendapatkan kode booking pemesanan, selanjutnya melakukan pembayaran melalui anjungan tunai mandiri (ATM) BRI, BII, dan Mandiri.

Pembayaran dilakukan maksimal tiga jam setelah mendapatkan kode booking. Resi pembayaran dari ATM kemudian ditukarkan ke loket penjualan di stasiun-stasiun yang sudah online. "Call Center ini untuk memudahkan masyarakat mendapatkan tiket kereta, tanpa harus mengantre berjam-jam,"jelasnya.

Kepala Daop I Jakarta Mulianta Sinulingga menjelaskan, berdasarkan data yang dimiliki, tiket yang telah ludes terjual antara lain KA Eksekutif Argo Bromo Anggrek Pagi jurusan Surabaya yang berangkat pada 15-20 September, KA Eksekutif Argo Lawu tujuan Solo berangkat pada 16-19 September, dan KA Eksekutif Argo Dwipangga tujuan Solo Balapan yang berangkat pada 16-20 September.

Selanjutnya KA Eksekutif Sindoro tujuan Semarang berangkat pada 17-19 September, KA Eksekutif Argo Muria tujuan Semarang berangkat 17-20 September, KA Eksekutif Bima tujuan Malang berangkat 14-19 September, dan KA Eksekutif Gajayana tujuan Malang yang dijadwalkan berangkat pada 12-19 September.

Sementara KA Bisnis yang habis terjual yakni KA Bisnis Bangun Karta tujuan Jombang berangkat pada 12- 20 September mendatang. Kahumas PT KA Daop I Jabotabek Sugeng Priyono mengatakan, masyarakat tidak perlu khawatir kehabisan tiket sebab tiket kereta tambahan masih tersedia dan mulai dibuka hari ini. "Untuk tiket ekonomi dapat dibeli langsung saat keberangkatan," ucapnya.

64 PSK Dijaring karena Beroperasi di Bulan Puasa

JAKARTA - Seperti yang di beritakan okezone.com, Sedikitnya 64 wanita pekerja seks komersial (PSK) terjaring petugas di wilayah di Jakarta Timur. Sedangkan 19 pengamen dan pengedar kotak amal juga diamankan petugas di wilayah tersebut.

Menurut Kasi Operasi Penertiban Satpol PP Jakarta Timur Lantip, 10 di antara PSK yang terjaring tersebut adalah pria hidung belang. Dalam razia yang dimulai sejak pukul 22.30 WIB-02.30 WIB tersebut sebanyak 130 petugas satpol PP diterjunkan ke sejumlah lokasi.

Menurut Lantip, penyandang masalah kesejahteraan sosial tersebut diciduk dari sejumlah tempat hiburan berupa diskotek pinggir jalan yang tetap buka selama bulan puasa. Seperti di kawasan Terminal Pondok Kopi, Jalan Komarudin, Pulogebang dan kawasan Cipinang.

Termasuk beberapa lokasi di kawasan Industri Pulogadung, Jalan Bekasi Timur, tepatnya depan LP Cipinang. Petugas paling banyak mengamankan pria hidung belang dan wanita penghibur di tujuh kafe yang tersebar di Pondok Kopi dan Pulogebang.

"Di Pondok Kopi, tepatnya di depan terminal bayangan ada dua kafe di sana kita amankan, sedikitnya tujuh pria hidung belang yang tidak punya KTP dan beberapa wanita penghibur," kata Lantip, Kamis (27/8/2009).

Sedangkan di Pulogebang ada lima kafe yang juga diamankan karena pengunjungnya yang tidak memiliki KTP.

Dikatakan Lantip, operasi ini dilancarkan dalam rangka menjaga ketenangan dalam masa bulan Ramadan. Sehingga kegiatan yang sifatnya hiburan malam dan cenderung ke arah maksiat harus ditertibkan.

"Mereka yang terjaring juga perlu disadarkan dan harus tahu tata tetib agar bisa menjaga ketenangan selama Ramadan ini," pungkasnya.

 

Sponsers